<


DPC HPI KOTA YOGYAKARTA

DPC HPI KOTA YOGYAKARTA

dpchpi.kotajogja@gmail.com | +62274 450 981 | Gedung Umar Kayam Komplex XT SQUARE Jl. Veteran 151 - 152 Umbulharjo Yogyakarta



Workshop Kepemanduan Kuliner, Gastronomi dan Belanja  di Kota Yogyakarta 23-25 Juli 2019

Peserta Workshop Kepemanduan 23-25 Juli berfoto bersama dengan Bapak Wakil Walikota Yogyakarta Drs. Heroe Poerwadi.MA, sebagai salah satu Narasumber dengan tema Peran Pemkot Dalam Percepatan Wisata Kuliner di Kota Yogyakarta.

25 Juli 2019

Workshop Pemandu Wisata II
"Kuliner Gastronomi dan Belanja"

Di Hotel Gallery Prawirotaman, 23-25 Juli 2019

Workshop diselenggarakan oleh DPC HPI Kota Yogyakarta bersama Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta dibuka oleh KABID Antraksi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Edi Sugiharto,S.Stp.MM dan ditutup oleh KASIE Ekonomi Kreatif: Krismono Aji,S.Pd.M.Pd. Ketua Panitia Kegiatan Workshop: Dwi Surahmi yang juga adalah Sekretaris II DPC HPI Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa peserta workshop adalah dari Pemandu Umum dan Pemandu Lokal di Kota Yogyakarta yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan kepemanduan alternatif dan teknik kepemanduan kuliner dan gastronomi.

Destinasi Kota Yogyakarta ternyata juga merupakan surga kuliner nomer wahid bagi wisatawan yang datang. Workshop kuliner dan belanja kedua adalah hasil kolaborasi antara DPC HPI Kota Jogja dengan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Alhamdulillah terlaksana kembali sejak Selasa hingga Kamis (23-25 Juli) dalam workshop praktis dengan pematerian presentasi Gastronomi di hadapan 40 peserta tourist guide Anggota HPI DIY serta Pemandu lokal Kampung Wisata, Taman Pintar, Tamansari dan Keraton di Kota Yogyakarta.

Pematerian diawali presentasi Gastronomi dan Pariwisata oleh Bapak Minta Harsana.M.Sc dari LPPM UNY, Peran Pemkot dalam Peningkatan Wisata Kuliner oleh Wakil Walikota Yogyakarta Bapak Drs. Heroe Purwadi, MA. Kebijakan Ekonomi Kreatif Kota Yogyakarta; Arus Perhubungan Wisatawan Kota Yogyakarta oleh staf Dispar/Dishub Kominfo Kota Yogyakarta. Kuliner Kraton Yogyakarta oleh R.A. Siti Amirul. Memahami SKKNI Jasa Boga oleh Drs.Andi Mudhi'uddin, Asesor Pemandu Wisata dan Dewan Etik DPP HPI. Fransisca Dewati.SH.MM membawakan Kuliner kreatif untuk Pariwisata Yogyakarta. Filosofi Kopi, Latte Art Meracik Kopi oleh Cacik Gunarti Koping. Teknik Membungkus dengan Daun Pisang (praktek) oleh Bu Ivon, pegiat budaya kuliner jawa Kandang Kebo Sleman. Makna filosofi dan praktek pembuatan Ketupat dalam Tradisi Jawa oleh Moch Isa dari pengurus DPC HPI Kota Yogyakarta.

Terungkap dalam workshop ini, bahwa Industri kuliner Jogja tumbuh begitu pesat, memberikan dampak kesejahteraan dan seterusnya. Sumbangan Ekonomi kreatif 30-40 %, terutama kuliner bahkan bisa sebagai soft diplomasi antar bangsa. Makan minumlah yg baik tapi jangan berlebihan atau melepas kendali diri atas materi² hidangan yang akan merusakmu. 2:60

Tradisi gastronomi jawa telah mewarnai perkembangan kepariwisataan dengan tumbuhnya pusat-pusat kuliner di pinggiran Kota, di kampus dan kampung hingga di sepanjang Malioboro.
Kreativitas pelaku wisata bahkan telah bersinggungan dengan profesional  pebisnis makanan dan minuman, ahli masak, ahli kopi, sesuatu usaha dan jasa yang luar biasa membuat orang terkesan "wow"... Kota kreatif merangsang pertumbuhan segala bentuk, ragam industri turunan kopi juga tumbuh pesat disini... 

Di antara kuliner Jogja telah lama dikenal turis antara lain: Gudeg Yu Djum, Soto Kadipiro, Sate Klathak, Mie Mbah Gito, Kopi Luwak... Disamping itu tumbuh kuliner klangenan.. Multiplayer industri kuliner kita diharapkan terus berkembang berkelanjutan hingga setelah generasi ketiga-keempat dst. Semua pertumbuhan ini merangsang promosi lebih luas, bahwa Kuliner Indonesia is Spicy of the world; disinilah antara lain Jogja, Bali dan Bandung menjanjikan turis selalu datang, termasuk friendly bagi moslem travelers.

Destinasi wisata kuliner Nasional melahirkan kreativitas:
• Foodpreneur
• Creative Brand Event (integral) -> mempertemukan aktivitas bazar, shef, musik dalam satu even besar kuliner tahunan..
• Kolaborasi banyak pihak & anasir (chef, photo cenematography, floger, akademisi, disign kuliner dst)
• Bantuan fasilitasi pemerintah amat dibutuhkan.
• Missinya jelas berdampak buat masyarakat luas.

Selayaknya event kreatif dan peningkatan SDM kepariwisataan kota Yogyakarta terus tumbuh dan berkembang di kemudian hari bersama Training Center Himpunan Pramuwisata Indonesia khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta.

Download Materi Workshop

Reporter: M. Andi Mudhi'Udin

Mantan Ketua DPD HPI DIY 2009-2013, Dewan Etik DPP HPI 2016-2021, Assesor Pramuwisata Umum

Copyright © IDEDEV.ID. 2015 All right reserved