<


DPC HPI KOTA YOGYAKARTA

DPC HPI KOTA YOGYAKARTA

dpchpi.kotajogja@gmail.com | +62274 450 981 | Gedung Umar Kayam Komplex XT SQUARE Jl. Veteran 151 - 152 Umbulharjo Yogyakarta



GOWES MONALISA TILIK JERON BETENG BERSAMA  APEKSI ( ASOSIASI PERANGKAT KOTA SELURUH INDONESIA)

Langit mendung pada kamis pagi itu  (14/10)  tidak menyurutkan semangat para walikota, wakil kota seluruh Indonesia untuk gowes bareng menelusuri dan menikmati keindahan kota Yogyakarta. Kegiatan yang diikuti 41 wali kota se-Indonesia diantaranya Wali Kota Bogor, Bima Arya, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, dan para peserta Indo Smart City Forum dan Expo (ISCFE) dan Rakernis Apeksi itu, start dari Parkir Ngabean dan finish di Taman Pintar. Sebelum jauh bercerita tentang asiknya gowes Monalisa bersama APEKSI ini, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengenal apa sih Monalisa?

Jadi Pemerintah Kota Yogyakarta mengembangkan wisata olahraga (tourism sport) dengan konsep menikmati harmoni Yogya dengan lima jalur sepeda wisata atau yang disebut dengan nama Monalisa. Sepeda wisata Monalisa yang melintasi destinasi wisata dan kampung-kampung wisata itu bisa menjadi salah satu alternatif menikmati wisata di Kota Yogyakarta. Untuk mewujudkan Monalisa berjalan dengan lancar, Pemerintah Kota Yogyakarta menggandeng DPC HPI Kota Jogja sebagai partner untuk menjalankan wisata gowes ini. Dan pada kesempatan perdana ini, jalur gowes Monalisa bersama APEKSI ini mengambil jalur Jeron Beteng. 

Nah, pada Kamis pagi 14/10 sekitar pukul 6, para peserta gowes sudah tidak sabar lagi untuk menjajal jalur Jeron Beteng ini,mereka pun terlihat sangat antusias saat memilih sepeda yang sudah disediakan pemerintah Kota Yogyakarta yang bekerja sama dengan Jogja Bike. Setelah semuanya siap untuk gowes, rombongan tersebut langsung mengarah ke selatan menuju Mangangan dan didampingi oleh 10 tour guide dari HPI DPC Kota Jogja. 

Rute gowes kali ini sungguh mengasikkan dan syahdu , karena para peserta diajak memasuki perkampungan serta objek - objek wisata andalan Kota Yogyakarta. Di dalam perjalanan yang menempuh jarak sepanjang kurang lebih 5 km tersebut,  para peserta lainnya melewati sejumlah rute kawasan wisata perkotaan di Kota Yogyakarta. Mulai dari Magangan, kampung jeron beteng, melewati sentra Gudeg Wijilan, Jl Mataram hingga kawasan Malioboro kemudian finish di Taman Pintar.

Acara gowes Monalisa jalur Jeron ini juga banyak kejutan yaitu salah satunya ketika para peserta melewati magangan yang mana mereka harus berhenti dan menuntun sepeda. Banyak peserta bertanya-tanya, mengapa dituntun? Hal ini dikarenakan mereka belum tahu jika ada peraturan dari Kraton Yogyakarta, wajib menuntun kendaraan sejak dahulu kala. Jadi bagi siapa pun yang melewati Gerbang Magangan harus “nuntun” kendaraan kecuali mobil.

Setelah menyusuri kampung Jeron Beteng, peserta meneruskan gowes kearah Plengkung Wijilan kemudian mengayuh sepeda kearah Jalan Mataram yang mana merupakan tantangan bagi beberapa peserta, hal ini dikarenakan jalurnya menanjak. Banyak dari mereka yang melambatkan laju sepedanya. Kemudian perjalanan gowes menuju jl Malioboro yang indah, ketika mata memandang lurus ke selatan masih terasa rasa tempoe doeloe Malioborro. Beberapa bangunan tua masih berdiri kokoh.

Akhirnya peserta gowes sampai di Taman Pintar dan di sana sudah disediakan meja dan kursi, food corner dan panggung kecil. Setelah memakirkan sepeda, peserta sarapan di Taman Pintar dengan menu pilihan nasi/bubur gudeg dengan taburan suwiran ayam, soto batok, snack, wedang secang dll. Pementasan tarian tradisional pun juga mengiringi ketika para peserta sedang makan. Setelah sarapan dan acara ramah tamah, acara pun selesai.

 

Yulia Sujarwo

Copyright © IDEDEV.ID. 2015 All right reserved