<


DPC HPI KOTA YOGYAKARTA

DPC HPI KOTA YOGYAKARTA

dpchpi.kotajogja@gmail.com | +62274 450 981 | Gedung Umar Kayam Komplex XT SQUARE Jl. Veteran 151 - 152 Umbulharjo Yogyakarta



Gowes Susur Kampung dan Destinasi Wisata di Kota Yogyakarta

Wakil Walikota Bapak Herou Poerwadi ( tengah) membuka dan mengawali pemberangkatan Peluncuran Jalur Sepeda Wisata di Kota Yogyakarta dari Halaman Gedung Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.

Berita HPI Jogja: Pemerintah Kota Yogyakarta Kota Yogyakarta meluncurkan jalur sepeda susur Kampung Wisata di Kota Yogyakarta. Peluncuran Jalur Sepeda pertama  pada tanggal 25 September 2020 dimulai dari Gedung Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta yang diawali pembukaan oleh Wakil Walikota Bapak Drs. Herou Poerwadi,MA yang mengajak warga bahwa pentingnya melakukan kegiatan dengan melakukan protokol kesehatan. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Bapak Drs. Maryustion Tonang, MM beserta jajaran, Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY) dan Para Stake Holder Pariwisata di Kota Yogyakarta. Dalam kegiatan ini  DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia Kota Yogyakarta diundang dan dilibatkan dalam peluncuran Jalur Sepeda Wisata ini karena Pramuwisata merupakan Garda Depan Pariwisata yang melayani dan memberikan penjelasan kepada wisatawan secara langsung disetiap jalur dan destinasi objek wisata yang ada.

Jalur pertama yang diluncurkan adalah menyusuri Kampung wisata dan objek yang menarik untuk dikunjungi dengan bersepeda oleh wisatawan selama berlibur di Kota Yogyakarta yaitu rute: Dinas Pariwisata - Kotabaru - Mandala Krida - Gajah Wong Muju - Gembira Loka - Cluster Herbal Rejowinangun - Lapangan Karang - Masjid Perak - Makam Kotagede - Between Two Gates - Watu Gilang - Dermaga Cinta - Bendung Lepen.

Kunjungan  Walikota dan Wakil Walikota di Cluser Jamu Kampung Rejowinangun

Pidato Arahan Walikota di Bendung Lepen

Di dalam peluncuran jalur sepeda wisata pertama ini Bapak Walikota dan Wakil Walikota meresmikan Bedah Rumah, Mengunjungi cluster produksi Jamu Traditional di Kampung dan Mengunjungi, memberikan arahan serta menebar benih ikan di Bendung Lepen sekaligus menutup acara peluncuran jalur sepeda wisata yang pertama.

Start Peluncuran Jalur Sepeda Wisata kedua dari parkiran Mac Donalc

Peluncuran Jalur sepeda wisata kedua pada tanggal 2 Oktober 2020. Acara gowes untuk etape ini diberi judul " JELAJAH KAMPUNG SUSUR SUNGAI ". 
Peserta yang mengikuti acara ini sekitar 50 orang. 
Gowes etape ini dihadiri dan di ikuti oleh Walikota Yogyakarta Bapak Drs.H. Haryadi Suyuti, Wakil Walikota Yogyakarta Bapak Drs. Heroe Poerwadi, MA dan tamu tamu undangan dari dinas-dinas yang terkait 

Start di mulai pukul 6.45 WIB, dari halaman Mc, Donald jl. Jend Sudirman - Tugu - Pasar Kranggan - berhenti di klenteng Poncowinatan. Disini diadakan acara pembagian 1000 masker gratis (pasar kranggan).
Rute selanjutnya dari Pasar Kranggan - Jetis - menyelusuri pinggiran kali Buntung dan berhenti di Karangwaru Riverside. Kali Buntung adalah kali ýang membelah Karangwaru dan Blunyahrejo, Kecamatan Tegalrejo. Dahulu merupakan daerah kumuh. RTH Karangwaru Riverside dibangun lengkap dengan fasilitas pendukung pejalan kaki dan tempat duduk bagi yang singgah. Disini Bapak Haryadi Suyuti meresmikan OMSIMAS (Omah Sinau Masyarakat ).
Acara dilanjutkan mengunjungi Sentra Pertanian Perkotaan di Karangwaru Kidul, pengelolanya adalah Kelurahan Wanita Tani Tanem Tuwuh. Rute selanjutnya dari Karangwaru - Jl. Magelang - Jl. Jatimulyo - Menyusuri sungai Winongo - Bener -  Jl. Manunggal -  Jl. Kyai Mojo - Jl. Tompeyan - Jl. HOS Cokroaminoto - berhenti di Museum Pangeran Diponegoro, Tegalrejo.
 Untuk gowes etape ini berakhir di Museum Pangeran Diponegoro. Panjang route kurang lebih 6,55 km.

Peluncuran Jalur sepeda wisata rute dua pada tanggal  9 Oktober 2020. Acara gowes untuk etape ini diberi judul " TILIK JERON BETENG". 
Rute yang akan dilalui adalah daerah Kecamatan Wirobrajan, Kecamatan Mantrijeron dan Kecamatan Kraton. Peserta yang mengikuti acara ini sekitar 60 orang. 
Gowes etape ini dihadiri dan diikuti oleh Wakil walikota Yogyakarta Bapak Drs. Heroe Poerwadi, MA dan tamu tamu undangan dari dinas-dinas yang terkait.

Start di mulai pukul 6.45 WIB, dari halaman Pasar Klitikan -  jl. Masjid Kuncen -  jl. Menjangan - jl. RE Martadinata- menelusuri jalan kampung di -Ketanggungan dan Sindurejan wilayah Kecamatan Wirobrajan dan berhenti di Belik Tanjung ( Kampung  Sindurejan).
Belik Tanjung merupakan sumber mata air yg berada di pinggir sungai Winongo.
Potensi yang ada di daerah Kecamatan Wirobrajan ini adalah pembuatan kerajinan dari bahan kertas bekas bungkus semen misalnya dibuat tas, kerajinan pembuatan blangkon.
Acara dilanjutkan mengunjungi kebun sayur yang dikelola oleh Kelompok Tani Winongo Asri di Kelurahan Patangpuluhan.
Rute selanjutnya dari  kebun sayur Winongo Asri - Jl. Bugisan - Jl. Prapanca - berhenti di Mina Julantoro di desa Dukuh, Gedongkiwo, wilayah Kecamatan Mantrijeron.

Potensi yang ada disini adalah pembesaran ikan di selokan Julantoro. Selokan ini adalah selokan untuk mengairi sawah di daerah Bantul yang airnya berasal dari sungai Winongo. Dahulu selokan ini kondisinya kotor, kemudian sekitar tahun 2018 oleh warga selokan ini dibersihkan dan digunakan untuk budidaya pembesaran ikan nila. Sepanjang 300 m dari selokan tersebut kemudian ujungnya diberi jaring sehingga ikan tidak hanyut. Selokan ini bisa menampung belasan ribu ikan. Panen ikan setiap 3 bulan. 

Wakil Walikota Bapak Herou Poerwadi mengunjung Mina Ikan Julantoro 
Rute selanjutnya dari Mina Julantoro menelusuri jalan kampung di kelurahan Gedongkiwo - Pasar Kuliner Condronegaran - Jl. Bantul - berhenti di sentra tani perkotaan di Pugeran, Suryodiningratan yang dikelola oleh kelompok tani Ngudi Mulyo. Di tempat ini tidak hanya pembudidayaan tanaman tetapi juga pembudidayaan perikanan.
Rute selanjutnya dari Pugeran - Jl. MT Haryono - Jl. Gading - Jl. Langenastran Kidul - Jl. Gamelan - Jl. Siliran lor - Jl. Madyosuro - Jl. Namburan Lor - Jl.Gamelan - Jl. Kesatriyan - Magangan - Jl. Polowijan - berhenti di Plaza Ngasem.
Peserta istirahat sebentar sambil menikmati jajan pasar. 
Rute selanjutnya dari Ngasem -  Jl. Wakhid Hasyim -  berhenti di Pasar tanaman hias PASTY,  Gedongkiwo.

Untuk gowes etape ini berakhir di Pasar Satwa dan Tanaman Hias PASTY.
Panjang route kurang lebih 11,18 km.
Ada beberapa note yang disampaikan oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Bapak Drs. Heroe Poerwadi, MA :  
1. Untuk segera menindaklanjuti program gowes kampung ini dengan membuat rute yang         di setiap rute tersebut jalur gowesnya diberi tanda ( petunjuk )
2. Untuk kampung - kampung yang terlewati oleh jalur tersebut agar mempersiapkan               wilayahnya, dipersiapkan unjuk potensi yang ada di wilayah tersebut.Gowes berakhir            sekitar pukul 10.20 WIB

Laporan dan Reporter oleh:

Intan Kumalasari - Sie Kesra 

Wahyu Siti - Bendahara Dua

DPC HPI Kota Yogyakarta , www.dpchpi-kotajogja.org

 

 

 

 

Copyright © IDEDEV.ID. 2015 All right reserved